Anak yang Hebat

Anakku yang pertama adalah laki-laki. Tak perlu sebutkan nama. Yang jelas aku tak pernah menyesal mempunyai anak laki-laki. Aku sangat bersyukur juga mempunyai pendamping yang setia merawat mengasuh dan mendidik bersama denganku untuk kebaikan anak kami. Aku bangga pada anakku. Walaupun terkadang aku meneteskan air mata untuk anakku yang pertama ini. Aku selalu istighfar. Pertanyaan dalam hati selalu aku katakan “sanggupkah aku mendidik anak pertamaku ini”?

Syukur alhamdulillah, semoga aku sanggup sampai kapanpun. Karena ini amanah dari Allah SWT untuk kami berdua. Aku tau bahwa tanggung jawab terberat setelah mempunyai keturunan adalah mendidik dan membimbing anak (laki-laki / perempuan). Namun, aku selalu bersyukur bahwa anak-anakku ini anugerah terindah untuk kami. Anakku hebat. Benar-benar tidak menyesal aku melahirkan anak pertamaku. Anak pertamaku memang anak yang kuat, smart dan hebat.

Kenapa aku katakan bahwa anakku kuat, smart dan hebat. Karena anakku benar-benar bisa melalui masa kritisnya dulu semasa kecilnya. Mulai usia 0bulan hingga 2tahun anakku yang pertama ini tidak pernah menghisap ASI (AIR SUSU IBU). dan usia 1tahun hingga usia 6tahun anak pertamaku ini juga mengalami sakit yang selalu membuat aku sebagai orang tua makin resah. Karena diusia 1-5tahun tersebut anak pertamaku mengalami step (demam dan kejang) saja. Syukur alhamdulillah menjelang usia 7tahun anak pertamaku bisa melewati ujian itu. Walhasil… aku memang menyesal sebagai ibu dari orangtua untuk anak pertamaku karena aku tidak bisa memberikan full ASI untuk anakku. Alasan nya jelas ada. Kenapa aku tak memberinya ASI. tak bisa aku jelaskan detil dalam tulisan ini. Karena bisa jadi itu merupakan salah satu izin Allah SWT (biidznillaah) saat itu. Yang tidak pernah aku tahu dampaknya saat ini.

Bergantinya waktu yang semakin aku lalui bersama dengan anak-anakku. Aku mensyukuri bahwa saat anakku sakit ternyata Allah SWT masih sayang terhadap anakku. Allah SWT mengambil segala dosa, meringankan penyakit dan bisa menggantikan penyakit itu dengan kelebihan (multi talenta) kepada anakku yang pertama.

Anakku hebat. Saat ini bisa belajar dengan baik. Belajar formal dan nonformal. Anakku mempunyai kelebihan yang luar biasa sekalipun masih butuh dibimbing ekstra. Usia 5tahun anakku yang pertama ini sudah bisa belajar menghitung cepat. Mungkin, tak aneh buatku. Karena memang ayahnya adalah sosok yang pintar. Sehingga gen kepintarannya juga dapat menurun dan berpindah ke anakku yang pertama ini.

Sekarang anakku bisa menggambar lebih bagus. Bahkan bisa mengajarkan ke diriku mengenai berhitung sempoa. Menurutku… ini luar biasa. Aku sebagai ibu harapku jangan lengah aku terhadap anakku yang pertama ini. Karena aku ingin anakku smart. Dan aku harus lebih smart dari anak-anakku.

Untuk ibu dan calon ibu dalam Rumah tangga…. yuk semangat bersama dengan anak. Hiasi kebahagiaan kita dengan kehadiran anak-anak kita. Semangat menggapai masa depan bersama anak-anak kita. Tetap optimis bahwa anak-anak kita adalah ladang amal dan pahala kita untuk meraih ridhoNYA Allah SWT. keep support and motivation. Jangan bosan untuk belajar bersama anak-anak kita.

Yang minat belajar sempoa
Silahkan bisa belajar via video call bersama anakku yang pertama.
Call us 087871271585.

Indahnya berbagi ilmu😊

Tags

6 Komentar

  1. MasyaAllah … Ananda sudah melampaui masa-masa yang nggak mudah ya, Mbak. Hebat kalian berdua. Sama-sama kuat, sama-sama menguatkan dan dikuatkan. Sekarang berapa usianya? Maksudnya sudah mengajar Sempoa kah?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *