emosi

Kelola emosimu

Manusia dilahirkan sempurna. Manusia diciptakan dari segumpal darah yang menjadi daging kemudian menjadi mannusia seutuhnya yang wajib menyembah sang khaliqNya.  Manusia diciptakan memiliki akal. Akal yang sangat sempurna dari makhluk hidup lainnya. Semua manusia mempunyai keanekaragaman sifat/watak/karakter dan sikap/prilaku/tingkah. Semua manusia juga memiliki keunikan dalam berbahasa, berbicara, mendengar dan berbuat baik juga buruk. Alangkah indahnya jika manusia yang sempurna adalah mampu berusaha untuk menjadi manusia yang terus berusaha menjadi yang terbaik.

Manusia memiliki tingkat emosi berbeda, makhluk hidup lainnya juga memiliki emosi yang berbeda. Yang membedakan adalah manusia dengan makhluk hidup lainnya adalah Akal. Manusia jelas memiliki emosi yang dinamakan emotional quoestions. Sehingga manusia harus mempunyai arah untuk kehidupan yang jelas. Manusia harus bisa memilah milih kehidupan yang baik dan buruk. Yang terpenting adalah manusia dengan mengambil/memilih kehidupan yang baik maka  akan mengarungi kehidupan yang selamat.

Emosi manusia akan ditunjukan oleh sikap,  sifat, karakter dan watak nya saat bertemu lawan bicaranya, saat berhadapan dengan sodaranya/temannya/kerabatnya/musuhnya dll. Namun emosi manusia akan lebih bijak jika bisa dikendalikan dengan baik. Jika ternyata  emosional manusia akan meluap-luap mejadi pemarah, maka sikap kita sebaiknya adalah diam sejenak dan tafakkur agar hasil dari emosi itu tidak terus menerus memuncak.

Setiap emosional manusia memuncak, alangkah baiknya adalah diam sesaat. Renungi apa akibatnya, apa yang akan terjadi setelahnya, dan pengaruh untuk disekelilingnya apa? Manusia memiliki emosi yang setiap waktunya dapat berubah. Kenapa ? karena tuhan telah mengatur semuanya. Disaat manusia penuh amarah, berarti manusia tsb sedang tuhan atur/kelola hatinya, apakah akan terjadi marah/temperamen/merusak sekelilingnya atau tidak. Maka dari itu jika kita  menemukan orang pemarah yang emosinya sudah melebihi tingkat dewa, sikap yag harus kita lakukan adalah diam. Karena jika semakin kita menjawabnya (dari orang emarah tsb) entah apa jadinya. Tuhan maha tau hambanya. Setiap menit, setiap detik, setiap jam manusia selalu berubah emosinya. Terkadang baik, terkadang buruk, Tuhan sudah mengatur segalanya. Untuk lebih baik agar dapat mengontrol emosi kita,  marilah kita semua ingat Tuhan. Agar Tuhan selalu memberikan solusi atas caraNya. Ketika kamu menjadi temperamen dan pemarah hebat, bagaimana cara kontrol dalam kelola emosi versimu ?

Artikel ini semoga bermanfaat untuk pembaca, semoga pembaca dan penulis sehat semuanya yaa…

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *