Diam

Diam itu baik. Diam itu emas. Namun, diam itu juga bukan penyelesaian. Diam itu dapat membawa kita pada solusi yang bijak. Dapat pula membawa kita pads solusi yang buntu (solusi yang merugikan banyak pihak).
Sebagai manusia yang sempurna, mestinya kita harus menyikapi DIAM ini benar-benar menjadi bermanfaat untuk semua pihak dan bersolusi baik.

Saat ditanya orang tua, apakah wajib diam ?
Saat istri ditanya suami, apakah wajib diam ?
Saat suami ditanya istri,apakah wajib diam ?
Jika ada kakak beradik saling tegur sapa, apakah wajib diam ?
Dan ada tetangga yang mau berkenalan, apakah wajib diam juga ?? Kan tidak ya….???

Sebagai manusia, kita butuh orwng lain. Kita bisa diam dan berkata/berbicara ya ada waktunya. Mungkin saja saat kita berada di posisi sedang banyak aktivitas dan terasa lelah, maka kita bisa dikategorikan wajib diam. Karena hawtir hati kita juga sedang lelah, pikiran kita ingin istirahat sejenak, kita butuh menghilangkan rasa lelah untuk mendetok rasa lelah itu menjadi kenyamanan yang sangat.

Sangat dibutuhkan saat diri ini lelah adalah dengan istighfar yang sebanyak banyaknya. Agar hati dan pikiran serta perasaan kita didominasi dengan energi positif. Dan dijauhkan dari kedzoliman. Subhanallah jika sudah dipraktekan, sungguh luar biasa jika diamalkan. Jika Allah SWT menghendaki mudah-mudahan iman dan amal kita tetap selaras. Sehingga diam itu menjadi emas. Dan diam kita menjadi ibadah dan berpahala yang melimpah. DIAM nya itu bagai DIAMOND 😊

Ayo istighfar saat kita diam. Jauhkan pikiran negatif. Tujuan utama adalah Allah SWT menghapus segala dosa kita semua dengan lafadz yang kita keluarkan saat kita diam.

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *