vertebrates

Wajib Tahu! Inilah fakta 5 Jenis Hewan Vertebrata dan Avertebrata

5Jenis Hewan Vertebrata dan Hewan Avertebrata

Saat memakan ayam atau ikan, biasanya kalian akan menemukan tulang didalam daging. Akan tetapi, tidak semua makhluk hidup mempunyai tulang didalam tubuhnya. Hewan yang mempunyai tulang didalam tubuhnya hanyalah hewan yang termasuk ke dalam kelompok vertebrata. Gerak pada vertebrata disebabkan oleh kontraksi otot yang menggerakkan tulang. Pada dasarnya, rangka hewan vertebrata mirip dengan rangka manuisa. Bentuk rangka pada setiap hewan disesuaikan dengan fungsi, tempat hidup, dan cara hidupnya.

Vertebrata dikelompokkan menjadi pisces, amfibi, reptil, aves dan mamalia. Organ gerak pada hewan vertebrata berbeda-beda, yaitu sebagai berikut : Pisces Pisces merupakan nama lain dari ikan. Ikan bergerak dengan cara berenang. Gerakan berenang dilakukan dengan mengerahkan kekuatan terhadap air disekitarnya. Gerakan meliuk-liukan rangka tubuh menyebabkan otot-otot dikedua sisi tubuh ikan berkontraksi, sehingga menghasilkan gelombang lenturan yang berjalan di sepanjang tubuh ikan dari hidung sampai ekor.

Vektor gaya yang bekerja pada air dengan gerakan lateral menghasilkan gaya yang mendorong ikan ke depan. Fungsi organ gerak ikan sebagai berikut : Bentuk tubuh ikan aerodinamis (streamline) untuk mengurangi hambatan ketika bergerak didalam air. Ekor dan sirip ekor lebar untuk mendorong gerakan ikan didalam air Sirip tambahan untuk mencegah gerakan yang tidak diinginkan Gelembung renang untuk mengatur gerakan vertikal Susunan otot dan tulang belakang fleksibel untuk mendorong ekor ikan saat melawan arus air Amfibi Salah satu hewan yang tergolong ke dalam kelompok amfibi adalah katak.

Katak memiliki tungkai belakang yang jauh lebih besar daripada tungkai bagian depan. Tungkai belakang katak digunakan untuk melompat sehingga strukturnya lebih kukuh. Adapun tungkai depan berfungsi sebagai penahan tubuh saat mendarat. Katak mempunyai tulang belakang yang panjang dan otot yang kuat sehingga dapat melompat tinggi.

Katak juga mempunyai selaput renang untuk memberikan tekanan yang kuat saat berada didalam air sehingga katak dapat bergerak. Reptil Tungkai pada reptil terletak disamping tubuh. Akibatnya badan reptil dalam posisi menggantung di antara kaki. Proporsi tubuh dengan keempat alat gerak menopang seluruh tubuh menyebabkan reptile memiliki keseimbangan yang lebih stabil. Contoh hewan yang tergolong ke dalam kelompok reptil adalah kadal. Rangka bagian tungkai pada kadal berkembang dengan baik. Cicak juga termasuk kelompok reptil.

Struktur telapak kaki cicak memiliki bantalaln kaki pelekat, sehingga memungkinkan gerakan memanjat dinding dan berlari dilangit-langit secara terbalik. Aves Aves merupaakan nama lain dari burung. Burung memiliki sayap yang dapat digunakan untuk terbang. Ciri-ciri khusus burung yang berhubungan dengan kemampuan terbang adalah sebagai berikut : Sebagian ruas tulang belakang menyatu membentuk titik tumpu yang kuat saat sayap dikepakkan.

Tulang yang besar biasanya berongga untuk mengurangi bobot badan. Berat rangka burung sekitar 4% dari seluruh berat badan Pada bagian tulang dada, melekat otot-otot terbang yang kukuh untuk menggerakkan sayap. Beberapa jenis burung dapat berenang menggunakan kakinya. Kebanyakan burung yang dapat berenang memiliki selaput pada kakinya. Mamalia Kelompok hewan mamalia menopang tubuh menggunakan tungkai tubuh bagian bawah.

Mamalia lebih leluasa bergerak dengan cara berjalan. Gerakan berjalan pada mamalia dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut : Hewan pejalan sol, yaitu hewn yang berjalan dengan seluruh bagian telapak kakinya. Akibatnya, seluruh baggian telapak kakinya mengenai atau menyentuh tanah.

Contoh hewan pejalan sol, yaitu beruang, landak, tikus mondok, dan sebagainya. Hewan pejalan kaki, yaitu hewan yang berjalan dengan jari-jari kaki mengenai atau menyentuh permukaan tanah. Contoh hewan pejalan kaki, yaitu singa, anjing, kucing, dan sebagainya. Hewan pejalan ladam, yaitu hewan yang berjalan dengan ujung telapak (ladam). Hewan pejalan ladam mempunyai kaki yang keras. Contoh hewan pejalan ladam, yaitu kuda, sapi, kambing, domba, dan sebagainya.

Hewan invertebrata juga bergerak untuk berpindah tempat. Invertebrata dapat digolongkan lagi menjadi porifera, vermes, arthropoda, Mollusca, coelenterata, dan Echinodermata. Organ gerak pada hewan avertebrata berbeda-beda, yaitu sebagai berikut : Porifera Porifera merupakan hewan invertebrata yang seluruh permukaaan tubuhnya berpori.

Porifera hidup melekat didasar laut dan tidak mempunyai organ gerak Coelenterata Coelenterata merupakanhewan invertebrata yang bertentakel pada mulutnya untuk bergerak. Coelenterata dapat digolongkan menjadi tiga kelas, yaitu hydrozoa, skyphozoa, dan anthozoa. Contoh hewan kelas skyphozoa adalah ubur-ubur (Aurelia aurita) Mollusca Mollusca merupakan hewan invertebrata yang tubuhnya lunak. Mollusca mempunyai cangkang sebagai pelindung pada tubuhnya.

Jenis hewan Mollusca beserta alat geraknya adalah sebagai berikut : Gastropoda bergerak dengan kaki dan perut, misalnya siput Cepalophoda bergerak dengan kaki dan kepala, misalnya cumi-cumi dan gurita Pelicipoda bergerak dengan kaki pipih, misalnya schaphopoda dan amphineura Vermes Vermes atau cacing bergerak dengan cara melakukan kontraksi otot-otot pada tubuhnya.

Arthropoda Hewan berbuku-buku (arthropoda) mempunyai rangka luar dari kitin, tubuh kaku dan beruas-ruas, ada yang bermata majemuk, mempunyai antenna sebagai indra, ada yang bersayap ada yang yang tidak bersayap. Hewan berbuku-buku dapat digolongkan menjadi empat kelompok, yaitu udang-udangan (crustacea) contohnya udang (caridean shrimp), laba-laba (arachnoidea), lipan (myriadpoda), dan serangga (insecta) contohnya kupu-kupu, lalat dan semut.

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *