happy child

Wajib Tahu ! Inilah Resep Bahagia si Kecil

Kebahagiaan anak bukanlah kegembiraan sesaat saja. Namun, lebih pada rasa nyaman, aman, dan diterima dengan baik di lingkungan sosialnya. Sudahkah anak anda bahagia ?Pasangan selebriti Titi kamal dan Christian Sugiono tidak pernah melewatkan waktu seharipun tanpa mengingatkan kedua putra mereka betapa ayah dan ibunya sangat menyayangi keduanya.

Titi juga tidak lupa menunjukkan rasa sayangnya dengan memeluk dan selalu mengusakan agar kedua puteranya dapat ikut serta saat ia bekerja, diluar negeri sekalipun. “Kami berdua punya peran masing-masing. Jadi, kalau aku biasanya lebih sering ikut menemani Juna menonton TV. Keduanya berkomitmen untuk selalu dalam keadaan positif saat bertemu dengan anak-anak. Apabila Titi sedang ada masalah, maka ia akan menyendiri atau menangis dulu dikamar sampai tenang, lalu baru menemani anak-anaknya saat sudah tidak tampak sedih.

“Penelitian menunjukan bahwa anak yang bahagia dan optimis adalah hasil dari keluarga yang juga bahagia dan optimis,”kata Murray. Mengacu pada studi Child Happiness yang dilakukan Nestle LACTOGROW, menemukan bahwa anak merasa bahagia saat bermain bersama orangtua, bahkan lebih bahagia dari ketika mereka beramain bersama adik atau kakaknya. Namun, nyatanya ditemukan pada penelitian itu lebih dari 50% orangtua merasa belum cukup hadir dan terlibat dalam kegiatan bersama sikecil.

Disamping memaparkan tentang arti kebahagiaan keluarga serta kecukupan gizi anak Indonesia, studi ini juga mengungkapkan bahwa saat menilai karakteristik kebahagiaan anak, kebanyakan orang tua hanya memperhatikan ciri – ciri fisik. Misalnya saja saat anak menunjukkan ekspresi ceria dan aktif bergerak. Padahal menurut Myers & Diener (2018), kebahagiaan anak bukanlah kegembiraan sesaat saja, namun lebh pada rasa nyaman, aman dan diterima dengan baik di lingkungan sosialnya.

“Tantangan hidup modern seperti tingkat stress yang lebih tinggi atau interaksi yang intens dengan handphone misalnya, membuat keterlibatan emossional menjadi tantangan baru bagi orang tua,” kata psikolog yang akrab disapa Lizie ini.

Tujuannya untuk berbagi informasi dan kiat mengenai pola asuh anak serta tips memberikan nutrisi seimbang dan lengkap untuk tumbuh bahagia, yang dapat diterapkan dengan mudah,” sebut Gusti. Dalam acara tersebut, Elizabeth memberikan tips kepada orang tua agar lebih terlibat dalam kegitan anak, diantaranya dengan focus pada waktu kebersamaan dan bukan pada jenis aktivitas, tidak ada distraksi pada saat melakukan aktivtas bersama anak, melakukan eye to eye contact saat bersama anak, serta membuat anak merasa dirinya paling penting.

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *